Keunggulan ranah online dalam menjangkau pasar global sudah menjadi ciri utama, karena dengan meng-online-kan bisnis, maka dalam 24 jam sehari dan 7 hari seminggu orang dari seluruh pelosok dunia dapat mengakses informasi produk dan jasa melalui jaringan internet.
“Harus sekarang, jangan menunggu besok. Karena jika tidak sekarang maka pelaku UMKM di Denpasar akan kalah bersaing dalam MEA mendatang.” kata Wali Kota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra, saat menjadi keynote speaker dalam acara Gapura 2015, sebuah konferensi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang diselengarakan oleh Google pada 9 Mei 2015.
Disampaikan pula oleh Wali Kota bahwa Denpasar telah berusaha mendorong kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya merambah ranah online dalam menjaring pasar bagi pelaku UMKM di kora Denpasar. Terobosan yang dilakukan pemerintah Kota adalah melalui program e-Comerce kota Denpasar, dimana telah berkembang dari hanya 25 pelaku usaha, kini telah meningkat mencapai 600 usaha yang terdaftar dalam situs e-comerce kota Denpasar www.balidenpasartrading.com.
Wali Kota juga menyambut baik kehadiran Garpura 2015 di Denpasar dan merasa senang dengan antusias para pelaku usaha yang memadati ruang aula lantai 3 Graha Sewaka Dharma, Lumintang – Denpasar. Beliau berharap, para pelaku usaha dapat menyerap ilmu dan informasi yang diberikan dan segera melakukan action.
“Google sangat senang bisa mengadakan acara ini untuk kedua kalinya dan bisa hadir untuk pertama kalinya di Denpasar, Bali. Kami berharap akan lebih banyak pelaku bisnis lokal terinspirasi dari pembicara-pembicara yang Google hadirkan.” kata Shinto Nugroho, Head of Public Policy and Government Relations Google di Indonesia.